Fungsi Osiloskop Dan Function Generator


Frekuensi osilasi dapat dipilih dengan melalui pengontrol rangkuman frekuensi serta cakera penyetel nonius (vernier). Rangkaian LC dibuat khusus untuk bisa menghasilkan sebuah keluaran yang selalu konstan sepanjang setiap rangkuman frekuensi.

Frekuensi kemudian akan memasuki penguat pita lebar. Dalam pita lebar ini ada proses yang dibantu dengan osiloskop sehingga mampu mengubah gelombang frekuensi seperti gelombang sinus, segitiga, dan kotak.



Cara Penggunaan Function Generator

Dalam penggunaannya, generator fungsi akan selalu membutuhkan osiloskop. Maka dari itu, pastikan terlebih dahulu bahwa generator fungsi dan osiloskop sudah dalam kondisi tersambung menggunakan kabel copling.

Setelah itu, lakukan pengaturan pada generator fungsi uantuk dapat menggunakan sinus, segitiga, dan kotak. Kemudian atur semua frekuensi amplitudo yang ada di setiap bagian. Jika sudah maka frekuensinya bisa diatur menggunakan berapa Hz.

Oscilloscope (Osiloskop)

Pengertian Osiloskop

Oscilloscope atau yang biasa disebut dengan osiloskop merupakan sebuah alat ukur elektronik. Alat ini biasa digunakan untuk mengukur frekuensi, periode dan melihat berbagai bentuk gelombang seperti bentuk gelombang sinyal audio, sinyal video, bentuk gelombang tegangan listrik arus bolak balik dan tegangan listrik arus searah yang berasal dari daya atau baterai.



Selain itu, dengan melakukan pengaturan maka Anda juga dapat mengetahui perbedaan fasa antara sinyal masukan dengan sinyal keluaran. Osiloskop terbagi dalam dua bagian penting, yaitu display dan panel control:

  • Display

Display memiliki tampilan sama seperti layar pada televisi. Display yang ada pada osiloskop memiliki fungsi untuk menampilkan sinyal uji. Pada bagian ini nampak ada garis-garis melintang secara vertikal dan horizonal dengan bentuk kotak-kotak atau yang biasa disebut sebagai div. Arah horizontal akan mewakili sumbu waktu sedangkan garis vertikal akan mewakili sumbu tegangan.

  • Panel Control

Panel kontrol merupakan bagian yang berisi berbagai macam tombol yang dapat digunakan untuk menyesuaikan tampilan yang ada di layar. Berikutini adalah beberapa tombol yang ada pada panel osiloskop:

  • Focus: Memiliki fungsi sebagai pengatur fokus.
  • Intensity: Memiliki fungsi untuk mengatur kecerahan garis yang ingin ditampilkan pada layar.
  • Trace Rotation: Digunakan untuk mengatur kemiringan garis sumbu Y=0 pada layar.
  • Volt/Div: Untuk mengatur jumlah tegangan yang diwakili oleh satu div pada layar.
  • Time/Div: Untuk mewakili jumlah waktu yang diwakili oleh satu div pada layar.
  • Position: Berfungsi untuk mengatur posisi normal sumbu X (saat sinyal masukan masih nol).
  • AC/DC: Mengatur fungsi kapasitor kopling yang ada pada terminal masukan osiloskop. Apabila tombol pada posisi AC maka untuk terminal masukan harus ditambah dengan kapasitor koping sehingga nantinya akan melewatkan komponen AC dari sinyal masukan. Tetapi jika tombol berada pada posisi DC maka sinyal akan langsung terukura dengan komponen DC-nya juga diikutsertakan.
  • Ground: Memiliki kegunaaan untuk melihat letak posisi ground yang ada pada layar.
  • Channel ½: Memilih saluran atau kanal yang ingin digunakan.



Leave a Comment