Fungsi Osiloskop Dan Function Generator


Ada beberapa fungsi penting dari Function Generator yang penting untuk diketahui, yakni sebagai berikut:

  • Function Generator Output, fungsinya adalah untuk menghasilkan keluaran (output) berupa gelombang yang diinginkan.
  • Sweep Generator Output, fungsinya adalah untuk mendapatkan ayunan (sweep) berupa gelombang yang diinginkan.
  • Frequency Counter, fungsinya adalah untuk menghitung frekuensi.

A. Cara Kerja Function Generator Sebagai Function Generator Output



Selanjutnya akan menjelaskan cara kerja dimana function generator digunakan sebagai function generator output:

  1. Pertama adalah memilih tipe gelombang yang diperlukan. Caranya adalah dengan memutar saklar putar (rotary switch) yang ada pada control function.
  2. Memilih batas ukur atau range frekuensi dengan cara memutar saklar yang ada pada control range.
  3. Menghubungkan sinyal yang berasal dari keluaran utama (main output) menuju ke channel 10 scilloscope dan sinyal dari Sync output ke channel-2 oscilloscope. Setel trigger source yang ada pada channel-2 oscilloscope.
  4. Dengan adanya tombol pengatur, setel frekuensi sinyal, display dapat menampilkan pembacaan frekuensi.
  5. Dengan melalui tombol pengatur amplitudo maka atur amplitudo dari sinyal.
  6. Dengan menggunakan OFFSET maka atur DC Offset berdasarkan tingkat kebutuhan, yaitu mulai dari -10 Volt hingga +10 Volt.
  7. Sebelum menghubungkan function generator menuju ke beban luar (osilloscope, rangkaian audio), periksa impedans beban.

B. Cara Kerja Function Generator Sebagai Sweep Generator Output

  1. Menghubungkan terminal keluaran utama (main output) menuju channel-1 dari oscilloscope, keluaran ayunan (sweep output) menuju ke channel 2.
  2. Channel-2 dari oscilloscope kemudian akan memberikan tampilan bentuk gelombang gigi gergaji.
  3. Selanjutnya adalah mengatur kecepatan ayunan sinyal mulai dari 5 detik menjadi 10 mili detik. Caranya yaitu dengan menggunakan tombol RATE.
  4. Mengatur bagaimana penggunaan frekuensi seperti yang sudah dijelaskan pada funtion generator output.
  5. Membuat mode SWEEP On dengan cara menarik saklar RATE.
  6. Channel-1 akan memberikan tampilan gelombang ayunan (sweep wave).
  7. Mengatur lebar ayunan menggunakan tombol WIDTH.

C. Cara Kerja Function Generator Sebagai Frequency Counter

  1. Melakukan pemeriksaan posisi saklar yang ada pada control “Coupling”, untuk skalar pada posisi HF digunakan khusus untuk frekuensi yang melebihi 100 kHz. Sedangkan saklar pada posisi LF digunakan untuk frekuensi di bawah 100 kHz.
  2. Ketika function generator memiliki fungsi sebagai frequency counter (saklar yang ada dalam posisi counting mode), “EXT COUNTER LED” akan langsung menyala.
  3. Menghubungkan sinyal dari luar yang ingin dihitung frekuensinya dengan menggunakan “EXT COUNTER BNC”.
  4. Display akan memberikan tampilan nilai frekuensi dalam Hz/kHz.

Karakter Output Function Generator

Generator utama dan generator modulasi memiliki lima bentuk gelombang yang beragam, yaitu:

  • Sinus
  • Kotak
  • Segitiga
  • Ramp
  • Dan Pulsa

Sistem Kerja Function Generator

Frekuensi pembawa akan dihidupkan oleh suatu osilator LC dalam kondisi stabil sehingga mampu menghasilkan suatu bentuk gelombang sinus yang baik dan tidak mempunyai dengung yang lumayan besar (modulasi derau).





Leave a Comment