Ketuk (X) Untuk Menutup

Selamat Datang

Di RODABLOG

×

Pengertian Dan Prinsip Kerja Dioda Varactor


Dioda varactor memang banyak digunakan pada suatu rangkaian filter RF. Pada rangkaian ini biasanya dioda varicap digunakan khusus untuk dapat menyesuaikan filter.  Filter pelacakan dalam rangkaian ini bisa dibilang sangat penting, sehingga dioda varicap biasa digunakan dan disimping pada bagian ujung depan terima.

Komponen dioda ini bisa membantu filter untuk mengikuti frekuensi sinyal yang masuk, dimana sinyal ini akan dibatasi dengan tegangan kontrol. Berikut ini kami akan memberikan penjelasan mengenai komponen dioda varicap yang memiliki fungsi untuk rangkaian filter RF:



  • Dioda varicap memiliki fungsi sebagai pengganda frekuensi pada sebuah penerima gelombang dengan ukuran mikro.
  • Dioda ini bisa digunakan sebagai pemindah fasa RF dan sebagai modulator frekuensi.
  • Dalam sebuah rangkaian LC tangki komponen dioda varicap digunakan untuk mengubah nilai kapasitansi.
  1. Voltage Controlled Oscillator (VCO)

Voltage Controlled Oscillator

Diatas sudah kami singgung bahwa dioda varicap juga banyak digunakan pada suatu rangkaian Voltage Controlled Ocillator (VCO). Rangkaian VCO Oscillator ini bisa mengubah komponen dioda pada nilai kapasitansi. Selanjutnya kapasitor yang terdapat dalam rangkaian ini bisa digunakan untuk menghentikan bias balik pada komponen dioda varicap.

Komponen kapasitor yang fokus pada dioda varactor akan mengabaikan dioda yang telah mengalami korsleting melalui induktor. Dengan adanya kondisi seperti ini, dioda varicap ini bisa disesuaikan dengan cara menerapkan bias melalui resistor.

Spesifikasi Dioda Varactor

Sama dengan dioda normal lainnya, dioda varicap (varactor) ini memiliki juga memiliki spesifikasi dan karakteritik. Data-data yang terdapat pada spesifikasi ini umumnya digunakan untuk dapat menentukan komponen pendukung serta tegangan kerja rangkaian. Berikut ini adalah beberapa contoh spesifikasi dioda varactor yang banyak dijumpai:

  • Minimum Voltage Breakdown (contoh : 12V, 14V, 25V, 30V)
  • Power Dissipation (contoh : 225mW, 300mW, 330mW)
  • Nominal Kapasitansi Dioda Varactor (contoh : 2.8pF, 22pF, 33pF, 47pF, 100pF)
  • Maximum Peak Current (contoh : 4mA, 300mA, 500mA, 1A)

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai dioda varactor mulai dari pengertian, prinsip kerja, fungsi, sampai dengan spesifikasinya. Semoga informasi yang sudah disampaikan oleh rodablog.com ini bisa memberikan manfaat bagi pembaca semua.