Pengertian Dan Prinsip Kerja Dioda Varactor


Pengertian Dan Prinsip Kerja Dioda Varactor – Jika membahas tentang komponen dioda, tentu ada banyak sekali jenisnya. Salah satu jenis dioda yang banyak digunakan adalah dioda varactor. Dioda ini memiliki banyak keunikan dan berperan penting dalam rangkaian elektronika yang mempunyai frekuensi tinggi.

Dioda Varactor



Lalu bagaimana prinsip dari komponen dioda varactor? Kali ini kami akan membahas bagaimana prinsip kerja dioda varactor lengkap beserta pengertian dan fungsinya. Berikut ini penjelasan selengkapnya.

Pengertian Dioda Varactor

Pengertian Dioda Varactor

Dioda varactor merupakan sebuah komponen dioda yang memiliki sifat kapasitas berubah-ubah dengan menyesuaikan tegangan yang didapatkan. Berdasarkan sifatnya ini, komponen dioda varactor juga biasa disebut sebagai dioda kapasitas variabel atau varicap dioda (Variable Capatitance Diode).

Pada umumnya varicap diode ini digunakan pada rangkaian elektronika yang berhubungan dengan frekuensi seperti pada rangkaian VFO (Variable Frequency Oscillator), VCO (Voltage Controlled Oscillator), PLL Oscilator (Phase-Locked Loop Oscillator), RF Filter (Tapis Frekuensi Radio), Tuner Radio dan Tuner Televisi.

Beberapa rangkaian elektronika ini banyak ditemukan pada berbagai macam perangkat elektronika seperti Radio Penerima, Ponsel, Radio Pemancar dan Televisi.



Dioda Varactor ini dikembangkan pertama kali oleh Pacific Semiconductor yang merupakan anak perusahaan dari Ramo Wooldridge Corporation yang mendapatkan hak paten Dioda Varaktor sekitar tahun 1961.

Baca juga: Jenis Jenis Dioda Dan Gambarnya Lengkap

Prinsip Kerja Dioda Varactor

prinsip kerja dioda varactor

Pada dasarnya dioda ini dibuat dari bahan semikonduktor silikon dengan sambungan PN yang telah dirancang khusus sehingga mempunyai sifat kapasitansi pada rangkaian bias balik atau reverse bias seperti pada dioda zener.

Pada proses pengaplikasiannya, terminal katoda dioda varactor akan disambungkan pada tegangan positif (+) sementara untuk terminal anoda-nya disambungkan ke tegangan negatif (-). Apabila mengalami perubahan yang beda potensial antara katoda dengan anoda yang melebihi tegangan tembus (breakdown) dioda varactor, maka area deplesi pada sambungan semikonduktor tipe N dan tipe P pada dioda tersebut akan mengalami perubahan lebar.

Jika tegangan terbalik (Reverse Bias) yang didapat dioda semakin besar, maka wilayah deplesi pada sambungan semikonduktor juga akan semakin lebar sehingga hal ini membuat nilai kapasitansi menjadi semakin rendah. Demikian sebaliknya apabila komponen dioda mendapat dioda mendapat tegangan terbalik (Reverse Bias) yang rendah maka deplesi bisa menyempit sehingga membuat nilai kapasitansi menjadi semakin tinggi. Nilai kapasitansi pada komponen dioda pada umumnya berkisar pada orde pF (picofarad).

Sehingga bisa diambil kesimpulan bahwa perubahan tegangan yang didapat bisa mengakibatkan perubahan nilai kapasitas varactor. Kita pun bisa membuat sebuah rangkaian elektronika dengan menggunakan dioda varicap sebagai kapasitor variabel.



Perubahan nilai kapasitansi dengan tegangan terbalik yang didapat pada varicap ini memiliki nilai beragam serta ditentukan oleh jenis dan juga tipenya. Seperti misalnya nilai 10 pF pada rentang 1 sampai 10 volt dsb.

Bentuk dan Simbol Dioda Varactor

Bentuk dan Simbol Dioda Varactor



Leave a Comment