Ketuk (X) Untuk Menutup

Selamat Datang

Di RODABLOG

×

Pengertian Dan Prinsip Kerja Dioda Bridge


dioda bridge

Selain memiliki banyak kelebihan, komponen bridge diode juga tak luput dari kekurangan. Adapun kekurangan yang dimiliki oleh komponen bridge diode adalah sebagai berikut:

  • Terjadinya rugi tegangan yang berlapis, kurang lebih sekitar 1.4V (2 x 0.7V) yang diakibatkan oleh pemakaian dua dioda secara seri.
  • Penyearah dengan menggunakan sistem jembatan sangat tidak cocok untuk membuat power supply dengan output tegangan ganda.

Tips Menggunakan dan Membeli Bridge Diode

Tips Menggunakan dan Membeli Bridge Diode



Untuk melengkapi pembahasan ini kami akan memberikan beberapa tips bagi anda yang sekarang ini sedang ingin membeli dioda jenis dan jenis dioda yang lainnya, yaitu:

  • Perhatikan untuk memberikan spare ketika membeli komponen dioda.
  • Pemakaian bridge dioda harus selalu memperhatikan besar amper yang ada.
  • Jangan sampai menggunakan komponen dioda yang memiliki nilai amper dibawah amper jaringan (trafo). Hal ini bisa membuat terjadinya kerusakan pada komponen dioda bridge.

Baca juga: Pengertian Dan Fungsi Dioda Tunnel

Cara Mengukur Dioda Bridge Dengan Multimeter

multimeter digital

Sebenarnya, cara mengukur dioda bridge gak jauh berbeda dari cara mengukur dioda biasa. Cuma aja, kamu harus tahu susunan kaki – kakinya.

Caranya:

  • Pertama, gunakan multitester atau avometer dan set ke satuan ohm dan letakkan probe merah pada kaki dengan simbol +, dan probe hitam pada kaki dengan simbol.
  • Setelah itu, amati display avometer, kalo jarum bergerak, maka dioda bridge normal alias gak rusak dan kalo probe dibalik, maka jarum gak akan bergerak, kalo jarum bergerak maka dioda bridge rusak.

Itulah informasi mengenai komponen dioda bridge yang bisa kami sampaikan pada artikel kali ini. Semoga informasi yang disampaikan secara lengkap dan jelas oleh blog rodablog.com ini bisa menambah sedikit wawasan pembaca semua. Sekian, sampai jumpa kembali di pembahasan menarik lainnya.