Instalasi Listrik Rumah Tangga Sederhana


Setelah titik tersebut ditentukan makan kita membuat lubang yang difungsikan sebagai tempat pemasangan stop kontak dan saklar. Pemasangan sklar lamput terdapat dua jenis yaitu saklar tunggal (1 lampu) dan saklar ganda (2 lampu).

Langkah selanjutnya yaitu membuat jalur kabel dan pipa dimana jalur ini disesuaikan dengan denah yang dipasang dengan cara membobok dinding tempat pemasangan MCB tambahan, saklar dan stop kontak dari lubang yang telah dibat menuju ke atas (plafon). Setelah lubang terbuat maka dapat langsung memasng pipa PVC dan jepitkan menggunakan klem pipa. Pipa ini memiliki fungsi untuk membuat jalur kabel tetap aman berada didalam tembok.



Langkah terakhir adalah memasang box MCB atau ELCB. Box ini biasanya akan dipasang pada dinding dekan dengan pintu utama dari rumah tersebut dan dekat dengan kWh meter. Hal ini ditujukan karena untuk mempermudah pemasangan kabel dari sumber listrik dan dapat melindungi seluruh instalasi rumah.

Baca juga: Fungsi TOR (Thermal Overload Relay)

4) Pemasangan Pada Jalur Utama

Ungtuk langkah selanjutnya adalah melakukan pemasangan kabel, untuk instalasi ini terdapat 3 jenis kabel yang dapat digunakan yaitu:

  • Kabel Phase (Positif) berwarna merah
  • Kabel Netral (Negatif) berwarna biru
  • Kabel Arde berwarna kuning strip hijau

Dimana kabel phase dan kabel netral akan dipasang pada meteran dan untuk kabel arde tidak dipasang pada meteran meskipun memiliki posisi yang berdekatan dengan kWh listrik. Kabel arde atau kabel grounding adalah kabel yang khusus dipasang didalam tanah atau bumi dengan menggunakan pipa besi. Biasanya kabel ini memiliki posisi dekat dengan kWh meter dan berfungsi sebagai pengamanan pertama arus listrik apabila tersambar petir

Pemasangan dimulai dari jalur kabel utama yang terdiri dari 3 kabel tersebut dari MCB utmama menuju instalasi listrik rumah dengan posisi yang paling ujung. Hal tersebut dilakukan untuk mempermudah dalam penyambungan kabel utama menuju letak pemasangan saklar dan stop kontak.



Baca juga: Mengetahui Listrik 450 VA Berapa Watt

5) Pemasangan Kabel Instalasi menuju Saklar dan Stop Kontak

Setelah kabel pada jalur utama terpasang maka dapat dimula untuk memasang kabel – kabel lain yang dibutuhkan untuk sklar, fiting lampu, stop kontak maupun MCB tambahan.

6) Menyambung Kabel pada MCB, Saklar dan Stop Kontak

Apabila semua kabel yang terdapat pada jalur sudah terpasang maka untuk langkah selanjutnya adalah memasang kabel pada setiap baut terminal di MCB, ELCB, saklar dan stop kontak. Setelah keseluruhan kabel terpasang maka tutuplah semua jalur kabel dengan melapisi PVC di dinding. Yang terakhir adalah menyambungkan kabel dari sumber listrik yang berasal dari MCB utama pada kWh meter.

7) Pengujian

Setelah semua proses selesai maka untuk proses terakhir adalah melakukan pengujian pada instalasi listrik yang telah terpasang tersebut. pengujian dilakukan mulai dari menguji stop kontak, dengan cara menguji masing – masing kabel dengan menggunakan tespen.



Lalu lakukan juga pengujian saklar dan lampu. Pengujian ini dilakukan dengan cara menggunakan saklar yang telah terpasang, pastikan posisi dihidupkan lampu dapat menyala. Selanjutnya melakukan pengujian MCB dimana pengujian ini dapat dilakukan dengan cara mematikan MCB utama dan pastikan tegangan listrik yang mengalir pada seluruh instalasi rumah dengan menggunakan tespen.

Lalu coba ganti posisi dengan menghidupkan MCB tambahan dan pastikan seluruh instalasi listrik dapat digunakan dengan baik. Pengujian yang terakhir adalah menguji ELCB dimana pengujian ini adalah menguji fungsi dari ELCB yang dapat menggunakan alat ukut khusus ELCB tersebut.

Baca juga: Perbedaan Rangkaian Seri Dan Paralel Pada Baterai

Harga Instalasi Listrik Rumah Tangga

Untuk biaya dari listrik rumah tangga ini terdapa dua komponen utama yaitu penyambungan kWh meter oleh pihak PLN selaku jasa penyedia listri dan juga biasya pemasangan instalasi kabrl rumah yang biasanya dilakukan oleh jasa instalasi oleh instalatir yang disesuaikan dengan diagram instalasi.

Dalam memahami biaya dari pemasangan listrik oleh PLN maka anda dapat melakukan simulasi yang terdapat pada website resmi PLN sehingga dapat dengan mudah dalam melakukan persiapan anggaran untuk instalasi listrik tersebut.

Sedangkan untuk instalasi kelistrikan dapat menggunakan jasa instalasi yang menggunakan perhitungan biaya berdasarkan per titik dengan biaya yang bervariasi tergantung dari kualitas alat yang dipasang dan akan ditambahkan dengan biaya ongkos tukang yang bervariasi berdasarkan lokasi rumah tersebut. dalam pemilihan tukang tersebut haruslah profesional yang dapat memperhitungkan faktor fungsi, efisiensi, estetika, dan keamanan agar nyaman dalam menggunakannya.



Untuk biaya instalasi listrik dapat didasakan pada jenis instalasinya apakah menggunakan perhitungan material atau atau perhitungan non material. Berikut ini adalah tabel – tabel dari kedua perhitungan tersebut:

Dengan Perhitungan Material

Jenis Instalasi Satuan Biaya Instalasi
Instalasi listrik rumah titik Rp. 55.000
Pasang panel MCB listrik unit Rp. 55.000
Pasang MCB titik Rp. 255.000
Pasang stop kontak titik Rp. 55.000
Pasang stop kontak AC titik Rp. 80.000
Pasang stop kontak water heater titik Rp. 75.000
Pasang lampu titik Rp. 65.000
Pasang lampu taman titik Rp. 95.000
Pasang radar pompa air titik Rp. 85.000
Pasang lampu fitting plafon titik Rp. 45.000
Pasang lampu gantung titik Rp. 45.000
Pasang lampu dinding titik Rp. 100.000
Pasang lampu neon titik Rp. 120.000
Pasang lampu downlight titik Rp. 100.000
Pasang lampu halogen titik Rp. 110.000
Pasang lampu sorot titik Rp. 150.000
Pasang kipas angin gantung titik Rp. 150.000
Pasang kabel antena TV titik Rp. 75.000
Pasang kabel induk meter Rp. 110.000
Pasang exhaust fan dinding/plafon titik Rp. 125.000
Pasang panel box maksimal 15 grup titik Rp. 150.000
Bobok stop kontak titik Rp. 30.000
Bobok saklar single titik Rp. 25.000
Bobok saklar seri titik Rp. 25.000
Bobok outlet telepon titik Rp. 30.000
Bobok outlet antena titik Rp. 30.000
Bobok outlet MCB titik Rp. 55.000

Dengan Perhitungan Non Material

Selanjutnya adalah biaya instalasi listrik rumah tangga sesuai dengan dayanya. Biaya ini sudah mencakup beberapa hal seperti matera, uang jaminan langganan (UJL), biaya guna penyambungan (BP) dan juga pajak jalan. Berikut adalah kedua biaya instalasi listri baru prabaya dan pascabayar yaitu:

Biaya Prabayar

Biaya Pascabayar



Leave a Comment