Instalasi Listrik Rumah Tangga Sederhana


Instalasi Listrik Rumah Tangga Sederhana – Listrik yang digunakan pada rumah dan gedung – gedung lainnya perlu dilakukan instalasi listrik apabila ingin menggunakan listrik tersebut. instalasi listrik sangat penting untuk dilakukan perencanaan, perhitungan dan juga melakukan instalasi yang baik agar mendapatkan hasil yang baik pula tanpa mengesampingkan keselamatan penghuni rumah atau gedung tersebut.



Setiap bangunan minimal ada 1 MCB yang dapat digunakan untuk pengamanan kelisrikan dari terjadinya kelebihan beban yang dapat menyebabkan korsleting listrik. Contohnya saja banyak kasus kebakaran yang disebabkan dari pemasangan instalasi listrik yang kurang baik, sambungan longgar ataupun kesalahan penyambungan. Instalasi listrik dari sumber listrik dilakukan oleh petugas PLN, sedangkan untuk instalasi kelistrikan sampa ke pertitik penggunaannya merupakan tanggung jawab pemilik rumah atau gedung.

Baca juga: Cara Memasang Kabel Antena TV Ke Boster

Baca juga: Cara Memasang Booster TV Berbagai Merk

Pengertian Instalasi Listrik Rumah Tangga

Instalasi listrik rumah tangga merupakan sistem dari rangkaian kelistrikan yang dapat digunakan untuk melakukan penyaluran daya listrik ke peralatan listrik dalam menunjang kenyamanan aktifitas rumah tangga dalam sehari – hari. Secara garis besar dapat instalasi listrik dibagi menjadi dua yaitu:

Instalasi Pencahayaan Listrik

Merupakan sistem kelistrikan yang digynakan untuk memberikan daya listrik pada lampu dan merupakan dungsi utama listrik yang dikarenakan pada kondisi gelap akan mengalami kesulitan dalam identifikasi objek di dalam rumah.

Instalasi Daya Listrik

Merupakan instalasi kelistrikan yang dapat digunakan untuk suplai listrik selain lampu seperti perabotan rumah tangga yaitu kulkas, televisi, mesin cuci, dll.

Dalam melakukan instalasi listrik haruslah direncanakan dengan benar dan tidak dapat dilakukan secara sembarangan karena berhubungan dengan kenyamanan dan keselamatan penghuni. Instalasi listrik ini terdapat standar yang disebut dengan PUIL (Persyaratan Umum Instalasi Listrik) sehingga dapat memaksimalkan dungsi dengan tidak menguangi estetika bangunan rumah.



Baca juga: Pengertian Dan Fungsi Grounding Pada Instalasi Listrik

Diagram Instalasi Listrik Rumah Tangga

Apabila kita ingin melakukan instalasi listrik di rumah tinggal maka haruslah membuat diagram instalasi listrik rumah tangga terlebih dahulu. Diagram tersebut didasarkan pada denah bangunan yang harus jelas dan juga mudah untuk dimengerti maupun dibaca agar memudahkan instalatir dalam memahami aliran listrik dan prosen penyambungan kabel. Berikut ini adalah diagram kelistrikan yang sudah berstandar dibagikan menjadi 3 janis yaitu:

Gambar Situasi

Untuk jenis diagram ang pertama adalah gambar situasi dimana memiliki fungsi untuk menjelaskan letak atau posisi bangunan yang akan dilakukan instalasi serta penyambungan dengan jaringan listrik PLN terdekat. Dibawah ini terdapat gambar yang menjelaskan suatu rumah dengan alamat lengkap dan jarak ke sumber listrik terdekat.

Gambar Diagram Garis Tunggal dan Gais Ganda

Jenis diagram selanjutnya adalah gambar diagram garis tunggal dan ganda. Diagram garis tunggal ini dapat disebut juga dengan single line diagram dimana diagram ini merupakan gambar perencanaan yang dapat menjelaskan sambungan dari sumber listrik (PLN atau generator) yaitu mulai dari kWh meter sampai pada peralatan listrik.

Gambar ini biasa digunakan pada proyek instalasi rumah tangga sampai degan instalasi kelistrikan gedung, berikut ini adalah contoh gambar jalur kelistrikan yang diringkas menjadi satu kabel saja walau pada instalasi aslinya terdapat 3 fasa (R,S, dan T).



Karena gambar ini hanya terdiri dari satu garis maka dalam membedakan jenis listriknya apakah itu fasa, netral, atau ground dapat disimbolkan dengan simbol warna. Apabila garis miring dengan warna merah maka dapat disebut dengan kabel fasa dan garis miring dengan warna biru berarti netral, lalu untuk garis miring warna hijau berarti ground.

Diagram garis ganda merupakan gambar pelaksanaan, berikut ini adalah gambar kebel fasa dan netral yang dibuat sebagai garis terpisah seperti gambar dibawah ini:

Gambar Detail

Untuk jenis diagram terakhir adalah gambar detail. Gambar detail ini merupakan perncian dan keterangan yang ada pada keseluruhan instalasi kelistrikan yang akan dipasangkan pada instalasi listrik rumah tangga ataupun gedung. Pada gambar ini harus memiliki:

  • Perkiraan ukuran panel PHB (Panel Hubung Bagi)
  • Cara pemasangan beban listrik
  • Cara instalasi pemasangan kabel
  • Cara kerja instalasi kontrol kelistrikan

Baca juga: Penyebab Listrik Mati Tapi Meteran Masih Nyala

Simbol Instalasi Listrik Rumah Tangga

Apabila kita akan melakukan instalasi listrik pasti sebelumnya kita akan melakukan perencanaan. Dalam sebuah perencanaan tersebut tentunya instalasi listrik rumah tangga dibutuhkan untuk menggambarkan dengan simbol listrik yang sudah terdapat standarnya. Berikut adalah simbol – simol dari instalasi listrik rumah tangga untuk memudahkan pemeliharaan kedepannya yaitu:



Baca juga: Pengertian Busbar Dan Fungsinya

Prosedur – Prosedur Instalasi Listrik Rumah Tangga

1) Ketahui Denah Rumah

Unuk prosdur yang pertama adalah mengetahui denah rumah dimana prosedur ini harus mencakup pengetahuan tentang ukuran rumah (panjang dan lebar rumah), jumlah ruangan, ukutan ruangan (ukuran yang terdapat pada masing – masing ruangan), dan juga daya listrik (besarnya daya listri yang terpasang yang empengaruhi ukuran MCB nantinya).

2) Persiapkan Kebutuhan Pertalatan dan Material Instalasi Instrik

Dalam mempersiapkan material untuk instalasi listrik haruslah disesuaikan dengan jumlah kebutuhan dan memastikan bahan dan material tersebut memiliki kualitas yang baik dan aman. Berikut adalah beberpaa material yang digunakan pada instalasi listrik:

  • MCB (Miniature Circuit Breaking)
  • ELCB (Eart-Leakage Circuit Breaker)
  • Saklar Tunggal
  • Saklar Ganda
  • Stop Kontak
  • Lampu
  • Fiting lampu
  • Kabel
  • Isolasi
  • Pipa PVC
  • Korak sambungan
  • Dll

Tidak hanya material saja akan tetapi dalam instalasi listrik juga menggunakan beberpaa peralatan yang dapat menunjang pengerjaan instalasi listrik tersebut. Berikut adalah beberapa peralatan yang mungkin dibutuhkan saat melakukan instalasi listrik:

  • Obeng (plus minus)
  • Tang
  • Pisau
  • Gunting
  • Gergaji besi
  • Tape rol
  • Betel
  • Palu
  • Test pen
  • Alat pengukur
  • Dll

3) Pemasangan Bahan Bahan Instalasi Listrik

Setelah mempersiapkan material dan alat – alat yang digunakan pada instalasi listri mala selanjutnya adalah pemasangan bahan – bahan (material) instalasi listrik tersebut yang pertama adalah membuat lubang saklar dan stop kontak dimana kita harus menentukan titik – titik tempat untuk pemasangan saklar dan stop kontak ada pada tembooh atau dinding ruangan, pada ummnya pemasangan saklar dan stop kontak memiliki jarak dengan lantai sekitar 125cm.



Leave a Comment