Cara Pemasangan Dioda Yang Benar


Cara Pemasangan Dioda Yang Benar – Dioda merupakan salah satu komponen elektronika yang sering dijumpai dalam penggunaannya sehari – hari. Seperti namanya yaitu “di” yang berarti “dua” dan “oda” adalah “elektroda” yang menjadikan pengertian dioda yaitu dua elektroda.



Dioda merupakan komponen elektronik aktif yang terdbuat dari bahan semikonduktor dan memiliki 2 elektroda yaitu anoda (anode “+”) dan katoda (cathode “-”). Dimana komponen ini sering digunakan pada beberapa rangkaian elektronika yang berfungsi sebagai penghantar arus satu arah atau tegangan maju dan dapat menghambat arus pada arus sebaliknya.

Jadi dapat dianalogikan bahwa dioda berfungsi sebagai sebuah katup elektronika. Berdasarkan dari fungsunya yang hanya dapat menghantarkan arus satu arah maka komponen ini sering diaplikasi pada rangkaian sebagai sebuah dioda penyearah.

Baca juga: Kode Dioda Dan Voltase Dioda

Terdapat beberapa rangkaian elektronika dan rangkaian listrik yang banyak menggunakan dioda sebagai salah satu komponen pendaping yang berperan sangat penting dalam menghasilkan keluaran tertentu sesuai dengan perancangan yang dibutuhkan.

Secara garis besar Dioda ini memiliki 2 cara kerja utama yaitu forward biased dan reverse biased. Dioda ini akan mengalirkan arus DC ketika difungsikan sebagai forward biased dan akan melakukan blok pada tegangan DC jika difungsikan sebagai reverse biased.



Baca juga: Jenis Jenis Dioda Dan Gambarnya

Akan tetapi pada prakteknya berbeda dari penjelasan sebelumnya karena agar dioda dapat bekerja maka harus terdapat teganagn bias pada kaki – kaki dioda tersebut sebesar 0,7 VDC pada dioda silikon dan 0,3 VDC untuk depda dengan bahan germanium, hal tersebut berarti yang mengalir pada rangkaian akan terpotong sebesar tegangan bias tersebut.

rangkaian dioda rectifier

Komponen dioda

Dioda memiliki struktur utama yaitu terdapat dua kutub elektroda yang bebrbahan semi konduktor dimana masing – masingnya terhubung dengan semikonduktor silikon jenis p dan silikon jenis n. Anoda dan katoda yang terhubung dengan silikon p memiliki kandungan elektron yang lebih sedikit, dan katoda merupakan elektroda yang terhubung dengan silikon jenis n dengan kandungan elektron yang lebih banya. Silikon jenis p dan n akan bertemu dan membentuk suatu perbatasan yang disebut dengan P – N junction

Bahan semikonduktor yang digunakan pada umumnya berupa silikon atau germanium. Ada juga semikonduktor jenis p yang dibuat dengan menambahkan material yang memiliki valensi kurang dari 4 seperti boron dan semi konduktor jenin n dapat dibuat dengan menambahkan material yang memiliki elektro valensi lebih dari 4 seperti fosfor.



Baca juga: Pengertian Dan Prinsip Kerja Dioda Zener

Baca juga: Cara Mengukur Dioda Zener Dengan Multimeter

Ukuran Dioda

Pada saat ini dioda memiliki ukuran yang sangat kecil bahkan dalam satu sirkuit elektroik dapat menampung banyak sekali dioda, akan tetapi pada alaw komponen ini dibuat memiliki ukuran yang cukup besar seperti gambar dibawah ini yaitu dioda fleming yang diproduksi pada tahun 1904 yang memiliki fungsi sebagai rectifier.



Leave a Comment