Cara Mengukur Transistor Dengan Mudah


Mengukur Transistor Dengan Multimeter – Mengetahui bagaimana cara mengukur komponen transistor dengan benar merupakan hal yang sangat penting, terutama bagi anda yang berkecimpung dalam dunia elektro. Hal ini karena dapat menentukan apakah komponen tersebut masih layak digunakan ataukah tidak. Lalu bagaimanakah cara mengukur komponen transistor dengan benar?

Cara Mengukur Transistor Dengan Multitester Digital (Multimeter)



Nah, pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai cara mengukur transistor. Namun sebelum membahas lebih lanjut mari simak terlebih dahulu mengenai struktur dasar transistor berikut ini.

Baca juga: Jenis Jenis Transistor

Struktur Dasar Transistor

Struktur Dasar Transistor

Pada umumnya transistor merupakan salah satu komponen elektronika yang terdiri dari 3 lapisan semikonduktor dan mempunyai 3 terminal kaki. Adapun ketiga terminal kaki tersebut adalah terminal emitor yang disingkat dengan huruf “E”, terminal base atau basis yang disingkat dengan huruf B, dan juga terminal collector atau kolektor yang disingkat dengan huruf C.

Berdasarkan struktur dasarnya, komponen transistor dapat dibedakan menjadi 2 tipe, yaitu transistor NPN dan transistor PNP. Kedua tipe transistor ini juga termasuk dalam jenis transistor bipolar.  Transistor bipolar sendiri merupakan transistor yang memiliki 2 polaritas untuk membawa arus listrik.

NPN sendiri adalah kependekan dari Negatif Positif Negatif, sementara PNP merupakan singkatan dari Positif Negatif Positif. Berikut ini kami akan memberikan gambar tipe transistor berdasarkan lapisan semikonduktor yang telah membentuknya dan juga simbol dari transistor NPN ataupun PNP.



Mengetahui Jenis Transistor

Mengetahui Jenis Transistor

 

Sebelum mengukur suatu komponen transistor, anda harus mengetahui terlebih dahulu jenis transistor itu sendiri. Untuk bisa mengetahui jenis transistor, baik itu NPN ataupun PNP maka bisa dilihat dari kode huruf yang ada pada komponen itu sendiri:

  • Huruf A: Transistor PNP memiliki frekuensi tinggi
  • Huruf B: Transistor PNP memiliki frekuensi rendah
  • Huruf C: Transistor NPN memiliki frekuensi tinggi
  • Huruf D : Transistor NPN memiliki frekuensi rendah

Sebagai catatan: Anda juga harus mengetahui manakah kaki transistor basis, emitor dan kolektor. Hal ini karena ketiga kaki ini mempunyai posisi yang tidak sama antar transistor.

Cara Mengukur Transistor

Cara Mengukur Transistor Dengan Multitester Digital (Multimeter)

Untuk mengukur ataupun menguji apakah suatu komponen transistor masih dalam keadaan baik maka anda bisa menggunakan multimeter analog dan multimeter digital. Cara mengukur transistor dengan menggunakan dua alat ini bisa dibilang sangat mudah untuk dilakukan.



Hasil pengukuran dari alat ini juga cukup akurat untuk menentukan kelayakan dari pemakaian suatu transistor. Selain untuk mengetahui kondisi atau kerusakan, dengan menggunakan alat multimeter anda juga bisa menentukan jenis kaki dari komponen transistor. Sehingga bisa dikatakan bahwa alat yang satu ini memiliki peran yang sangat penting dalam dunia elektro.

Berikut ini adalah beberapa faktor yang menjadi penyebab kerusakan pada komponen transistor:

  • Pemasangan kaki-kaki basis, kolektor, dan emitor yang kurang tepat.
  • Adanya kesalahan pada desain rangkaian.
  • Penambahan tegangan bias transistor yang sangat besar.
  • Arus beban yang melampui batas.

Kerusakan yang terjadi pada komponen transistor ternyata bisa merusak rangkaian lain. Hal ini bisa membuat meledak dan mengeluarkan bau asap beracun yang bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan manusia. Transistor yang mengalami kerusakan parah biasanya ditandai dengan short-nya kaki pada basisi, kolektor, dan juga emitor. Entah itu short sebagian ataupun semuanya.

Baca juga: Menentukan Jenis Transistor NPN Dan PNP

A. Mengukur Transistor Menggunakan Multimeter Analog

Dalam mengukur atau menguji transistor dengan multimeter analog, ada dua cara yang bisa dilakukan. Hal ini tergantung dari jenis komponen transistor itu sendiri apakah NPN atau PNP. Berikut ini adalah cara mengukur transistor menggunakan multimeter analog:

Mengukur Transistor PNP Menggunakan Multimeter Analog



Cara Mengukur Transistor PNP

  1. Atur terlebih dahulu posisi selektor pada multimeter analog ke posisi ohm (skala paling kecil 1K sampai 10K).
  2. Kemudian hubungkan terminal merah/positif/probe merah pada kaki basis transistor (B), sedangkan probe hitam/negatif/terminal hitam pada kaki emitor transistor (E). Apabila jarum multimeter mengalami pergerakan ke arah kanan dan menunjukkan nilai tertentu maka hal ini berarti bahwa transistor masih dalam kondisi baik.
  3. Selanjutnya pindahkan langsung posisi terminal hitam/negatif/probe hitam pada kaki kolektor transistor (C). Apabila jarum multimeter mengalami pergerakan ke arah kanan dan menunjukkan nilai tertentu maka bisa dipastikan bahwa transistor tersebut dalam kondisi baik dan layak digunakan pada suatu rangkaian.

Mengukur Transistor NPN Menggunakan Multimeter Analog

Cara Mengukur Transistor NPN

  • Sama dengan sebelumnya, aturlah posisi selektor pada multimeter analog ke posisi ohm (skala 1K sampai 10K).
  • Lalu hubungkan terminal hitam/negatif/probe hitam pada kaki basis transistor (B) dan terminal merah/negatif/probe merah pada kaki emitor transistor (E). Apabila jarum multimeter mengalami pergerakan ke arah kanan dan menunjukkan nilai tertentu maka transistor masih dalam kondisi baik.
  • Selanjutnya pindahkan posisi terminal merah/positif/probe merah pada kaki kolektor transistor (C). Apabila jarum multimeter mengalami pergerakan ke arah kanan dan menunjukkan nilai tertentu maka bisa dipastikan komponen tersebut dalam kondisi baik dan layak untuk digunakan.

B. Mengukur Transistor Menggunakan Multimeter Digital

Selain menggunakan multimeter analog, cara mengukur atau menguji transistor juga bisa dilakukan dengan menggunakan multimeter digital. Namun cara pengukuran ini sudah pasti memiliki perbedaan, yang dimana merupakan kebalikan dari pengukuran menggunakan multimeter analog. Adapun cara mengukur atau menguji transistor dengan menggunakan multimeter digital adalah sebagai berikut:

 Mengukur Transistor dengan Multimeter Digital

Mengukur Transistor PNP Menggunkan Multimeter Digital

  1. Atur terlebih dahulu posisi saklar multimeter pada posisi dioda.
  2. Kemudian hubungkan terminal/probe hitm tepat di kaki basis transistor (B) dan juga terminal/probe merah di kaki emitor (E). Jika display pada multimeter menampilkan angka 1 atau selain 0 (voltage tertentu), maka bisa dipastikan bahwa transistor tersebut dalam kondisi baik.
  3. Selanjutnya pindahkan terminal/probe merah pada kaki kolektor (C), jika display multimeter menunjukkan nilai voltage 1 atau selain 0 maka menandakan bahwa transistor baik dan layak untuk digunakan.

Jik display pada multimeter digital menunjukkan nilai voltage 0 atau 000 maka terjadi kesalahan saat melakukan pengukuran atau bisa juga ada kerusakan pada kaki-kaki transistor sehingga komponen tersebut tidak layak untuk digunakan.



Leave a Comment