Cara Mengukur SCR Dengan Multimeter


1. AVO-meter harus ditempatkan dalam posisi Ohm X10, lalu tempelkan tuas testermerah di K sedangkan untuk tuas tester hitam di A. Jika sudah maka bisa dilihat bahwa jarum AVO-meter tidak bergerak.



2. Selama kedua tester tersebut masih tertempel di K dan A, masukan sedikit tuas testerhitam sampai bisa menyentuh G. Saat melakukan tahapan ini pastikan bahwa kedua tester harus selalu tertempel atau menyentuh K dan A, jangan sampai terlepas. Jadi untuk tuas tester hitam sekarang ini menyentuh dua elektroda, yakni A dan G. Sementara untuk tuas tester merah masih menempel di K. Jarum penunjuk AVO-meter pun akan mengalami pergerakan menunju angka yang tertentu.

3. Selanjutnya tari kembali tuas tester hitam secara perlahan dan sampai tidak bisa menyentuh G. Namun dalam hal ini masih tetap menyentuh A dan tidak terlepas sama sekali, begitu halnya dengan tuas tester merah di K. Jarum penunjukk AVO-meter akan menunjukkan angka yang tertentu, walaupun tuas tester hitam sudah ditarik lagi dari G.

Secara umum, keadaan tersebut akan menunjukkan tiga hal penting, yaitu:

  • SCR masih bisa On-condution atau forward-conduction
  • Latching SCR masih bisa berfungsi dengan baik
  • Fungsi holding juga masih normal

Namun jika pengetesan yang dilakukan tidak sesuai dengan yang sudah kami jelaskan di atas maka kemungkinan besar SCR sudah mengalami kerusakan. Sebagai info tambahan, cara pengetesan ini hanya bisa digunakan untuk SCR yang memiliki latching-current dalam bilangan maksimal 10 sampai 30 mA. Sedangkan untuk SCR besar yang memiliki bilangan latching current hingga ratusan mA maka cara ini tidak bisa digunakan.

Baca juga: Cara Mengukur Triac Dengan Multimeter

Cara Mengetes SCR Apakah Masih Bagus atau Sudah Rusak dengan Cara Lain

Untuk melengkapi pembahasan ini, kami juga akan menjelaskan bagaimana cara mengetes SCR apakah masih bagus atau sudah rusak menggunakan cara lain. Cara ini sudah pernah diterapkan untuk mengetes SCR dari inverter milik PG yang meledak. Berikut ini cara mengetesnya.



  1. Pertama pilih terlebih dahulu selektor pada posisi tahanan 1x (ohm)
  2. Sambungkan antara Anoda SCR dengan terminal + dari multimeter dan katoda dengan terminal – hasilnya jarum multimeter tidak mengalami pergerakan
  3. Kemudian untuk kaki anoda dan gate di SCR harus dishort lalu disambungkan dengan terminal (+) multimeter dan kaki katoda dengan terminal (-) multimeter. Hasilnya jarum multimeter akan menampilkan nilai yang tertentu. Kaki anoda dan gate jangan sampai di short, nilai tahanan juga harus sama. Dengan begitu maka bisa dipastikan SCR dalam kondisi OK.

Berikut ini adalah rangkaian yang bisa digunakan untuk mengecek SCR.

 

Penjelasan mengenai rangkaian tersebut, S2 ON lampu OFF, sedangkan S1 ON lampu harus ON. S1 di OFF kan, tetapi lampu harus dalam kondisi ON (Latching atau Kunci), ini berarti komponen SCR masih bagus.

Baca juga: Cara Mengukur UJT Dengan Multimeter

Sedangkan tampilan hardwarenya adalah sebagai berikut.



Inilah yang dinamakan dengan SCR atau lebih tepatnya IGBT (Insulated Gate Bipolar Transistor)

Rangkaian elektronik dari SCR



Ini adalah tampilan SCR. Untuk mengeceknya harus dipisahkan terlebih dahulu dengan boar elektroniknya. Tujuannya supaya kepastian mengenai rusak atau tidaknya SCR bisa dites tanpa board elektroniknya.

Tampilan fisik dari SCR yang sudah siap untuk dites. SCR yang memiliki warna putih ini seringkali include di inverter low voltage.

Alat yang digunakan untuk testing SCR

SCR untuk inverter medium voltage



Leave a Comment