Menghitung Resistor Dengan Warna Dan Angka

Menghitung Resistor – Resistor merupakan salah satu komponen yang memiliki peran penting dalam suatu rangkaian elektronika. Bisa dipastikan hampir semua sirkuit elektronik memiliki resistor.

Namun masih banyak sekali orang yang masih belum tahu bagaimana cara menghitung resistor serta membaca kode warna dan angka yang ada dalam resistor. Padahal cara ini penting untuk dipelajari terutama bagi Anda yang bekerja di perusahaan perakitan elektronik.

Menghitung Resistor

Maka dari itu, kami disini akan membantu Anda untuk mendapatkan informasi yang jelas tentang membaca resistor berdasarkan warna dan angka. Namun sebelum itu mari simak terlebih dahulu pembahasan tentang bagian-bagian resistor berikut ini.

Baca juga: Pengertian Dan Jenis Jenis Resistor

Bagian-Bagian Resistor

Bagian – Bagian Komponen Resistor

Pada umumnya resistor terdiri dari 2 bentuk komponen, yaitu komponen Axial atau Radial dan komponen chip. Kedua bentuk komponen tersebut memiliki perbedaan, yaitu:

  1. Komponen Axial atau Radial

Komponen Axial atau Radial merupakan salah satu komponen dalam resistor yang diwakili oleh kode warna. Untuk menghitung komponen ini, Anda harus tahu bagaimana cara membaca serta mengetahui nilai-nilai yang ada dalam warna tersebut.

  1. Komponen Chip

Bentuk komponen kedua dalam resistor adalah komponen chip. Dalam komponen chip, nilai-nilainya diwakili oleh kode tertentu yang biasanya berupa angka. Karena berupa angka maka akan lebih mudah untuk membacanya.

Penting untuk diketahui bahwa suatu nilai resistor bisa diketahui dengan cara menggunakan alat pengukur Ohm Meter atau MultiMeter. Sedangkan satuan nilai resistor sendiri adalah Ohm.

Cara Menghitung Nilai Resistor Dengan Kode Warna

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, komponen Radial merupakan suatu komponen yang diwakili oleh kode warna yang ada dalam tubuh resistor itu sendiri dan biasanya berupa gelang. Suatu resistor pada umumnya memiliki 4 gelang di bagian tubuhnya, namun ada juga yang berjumlah 5 gelang.

Gelang perak dan emas biasanya berada cukup jauh dari gelang warna lainnya yang merupakan tanda gelang terakhir. Gelang terakhir disini adalah nilai toleransi pada nilai  resistor yang terkait.

Tabel berikut ini merupakan warna-warna yang ada pada bagian tubuh resistor:

warna-warna yang terdapat di Tubuh Resistor

Menghitung Resistor 4 Gelang Warna

Contoh :

Perhitungan untuk Resistor dengan 4 Gelang warna

Masukkan angka langsung dari kode warna Gelang ke-1 (pertama)
Masukkan angka langsung dari kode warna Gelang ke-2
Masukkan Jumlah nol dari kode warna Gelang ke-3 atau pangkatkan angka tersebut dengan 10 (10n)
Merupakan Toleransi dari nilai Resistor tersebut

Contoh :

Gelang ke 1 : Coklat = 1
Gelang ke 2 : Hitam = 0
Gelang ke 3 : Hijau = 5 nol dibelakang angka gelang ke-2; atau kalikan 105
Gelang ke 4 : Perak = Toleransi 10%
Maka nilai Resistor tersebut adalah 10 * 105 = 1.000.000 Ohm atau 1 MOhm dengan toleransi 10%.

Menghitung Resistor 5 Gelang Warna

Contoh:

Perhitungan untuk Resistor dengan 5 Gelang warna

Masukkan angka langsung dari kode warna Gelang ke-1 (pertama)
Masukkan angka langsung dari kode warna Gelang ke-2
Masukkan angka langsung dari kode warna Gelang ke-3
Masukkan Jumlah nol dari kode warna Gelang ke-4 atau pangkatkan angka tersebut dengan 10 (10n)
Merupakan Toleransi dari nilai Resistor tersebut

Contoh :

Gelang ke 1 : Coklat = 1
Gelang ke 2 : Hitam = 0
Gelang ke 3 : Hijau = 5
Gelang ke 4 : Hijau = 5 nol dibelakang angka gelang ke-2; atau kalikan 105
Gelang ke 5 : Perak = Toleransi 10%
Maka nilai Resistor tersebut adalah 105 * 105 = 10.500.000 Ohm atau 10,5 MOhm dengan toleransi 10%.

Menghitung Resistor 6 Gelang Warna

Pada resistor 6 warna, pita ke 1, 2 dan 3 berperan sebagai koefisien nilai. Sedangkan pita ke empat sebagai multiplier dan pita nomor lima sebagai ambang batas toleransi. Lalu pita ke-enam berfungsi sebagai kofisien suhu atau termal.

Contoh perhitungan gelang warna lainnya :

Merah, Merah, Merah, Emas → 22 * 10² = 2.200 Ohm atau 2,2 Kilo Ohm dengan 5% toleransi
Kuning, Ungu, Orange, Perak → 47 * 10³ = 47.000 Ohm atau 47 Kilo Ohm dengan 10% toleransi

Cara menghitung Toleransi :
2.200 Ohm dengan Toleransi 5% =
2200 – 5% = 2.090
2200 + 5% = 2.310
ini artinya nilai Resistor tersebut akan berkisar antara 2.090 Ohm ~ 2.310 Ohm

Untuk mempermudah menghafalkan warna di Resistor, kami memakai singkatan seperti berikut :

HI CO ME O KU JAU BI UNG A PU
(HItam, COklat, MErah, Orange, KUning. HiJAU, BIru, UNGu, Abu-abu, PUtih)

kode warna resistor

Tabel Kode Warna Resistor

Cara Menghitung Nilai Resistor Dengan Kode Angka

Jika pada komponen Axial/radial cara menghitung menggunakan kode warna. Maka pada komponen chip, cara menghitungnya menggunakan kode angka.

Adapun kode yang digunakan oleh resistor dalam bentuk komponen Chip umumnya menggunakan kode angka sehingga akan lebih mudah untuk dibaca.

Biasanya disebut dengan Body Code Resistor atau Kode Tubuh Resistor.

menghitung nilai Resistor berdasarkan Kode Angka

Kode angka biasanya terdapat secara langsung dalam tubuh resistor tersebut. Cara membaca kode angka ini nyaris sama dengan cara membaca resistor kode warna.

Dimana dalam resistor kode angka, biasanya nilai-nilainya terwakili oleh setiap digit angka yang terdapat dalam tubuh resistor.

Untuk mengetahui nilai dari setiap digit angka dalam tubuh resistor ini. Anda terlebih dahulu harus memahami tabel nilai resistor.

Dengan melihat tabel nilai resistor. Maka anda akan dengan mudah dapat membaca dan mengetahui cara menghitung resistor.

Contoh :

Kode Angka yang tertulis di badan Komponen Chip Resistor adalah 4 7 3;

Contoh cara pembacaan dan cara menghitung nilai resistor berdasarkan kode angka adalah sebagai berikut :

Masukkan Angka ke-1 langsung = 4
Masukkan Angka ke-2 langsung = 7
Masukkan Jumlah nol dari Angka ke 3 = 000 (3 nol) atau kalikan dengan 10³
Maka nilainya adalah 47.000 Ohm atau 47 kilo Ohm (47 kOhm)

Contoh-contoh perhitungan lainnya :

222 → 22 * 10² = 2.200 Ohm atau 2,2 Kilo Ohm

103 → 10 * 10³ = 10.000 Ohm atau 10 Kilo Ohm

334 → 33 * 104 = 330.000 Ohm atau 330 Kilo Ohm

 

Ada juga yang memakai kode angka seperti dibawah ini :
(Tulisan R menandakan letaknya koma decimal)

4R7 = 4,7 Ohm
0R22 = 0,22 Ohm

Keterangan :

Ohm = Ω
Kilo Ohm = KΩ
Mega Ohm = MΩ
1.000 Ohm = 1 kilo Ohm (1 KΩ )
1.000.000 Ohm = 1 Mega Ohm (1 MΩ)
1.000 kilo Ohm = 1 Mega Ohm (1 MΩ)

Baca juga: Cara Menghitung Resistor Lampu LED

Cara Menghitung Nilai Resistor Menggunakan Alat Ukur

Untuk melengkapi pembahasan ini, kami rodablog juga akan menjelaskan cara menghitung nilai resistor dengan alat ukur. Caranya bisa dibilang sangat mudah, terlebih jika Anda menggunakan Multimeter atau AVOmeter digital karena tidak perlu melihat jarum petunjuk lagi. Adapun caranya adalah sebagai berikut ini:

  • Pertama, Anda harus pindahkan terlebih dahulu selektor multimeter ke pilihan Ohm untuk mengukur nilai resistansinya.

Menghitung Resistor dengan Alat Ukur

  • Selanjutnya tinggal sambungkan probe multimeter ke kaki-kaki resistor, karena disini tidak ada polaritas untuk resistor maka untuk pemasangannya bisa bolak-balik.
  • Setelah itu, nilai resistansi pada resistor tersebut akan langsung muncul pada display multimeter.
  • Ini tentunya akan berbeda jika Anda menggunakan multimeter analog karena harus melihat jarum penunjuknya terlebih dahulu.

Menghitung Resistor dengan Alat Ukur

Leave a Comment