Cara Mengukur Mosfet Dengan Multimeter


Enhancement Mode



Untuk MOSFET enhancement transistor juga memerlukan tegangan gate – source. Berbeda dengan jenis sebelumnya untuk jenis ini tegangan tersebut digunakan untuk peralihan perangkat ke kondisi “ON” dan berfungsi seperti saklar “Normally Open

Pada Gate tidak terdapat tegangan serta tidak bersifat konduksi. Apabila tegangan pada gate meningkat, maka sifat konduksi pada masing – masing channel akan semakin membaik. Jenis ini merupakan kebalikan dari jenis sebelumnya dimana dalauran penghantar sedikit didoping atau tidak mendapatkan pengolahan sehingga menyebabkan tidak bersifat konduktif.

Ketika tegangan pada gate bias maka akan menghasilkan perangkat dalam kondisi off dan VGS memiliki nilai sama dengan nol. Jenis channel – N disini arus hanya akan mengalir ketika tegangan Gate (VGS) diterapkan ke terminal gerbang yang lebih besar dari level ambang tegangan (VTH) di mana konduktansi berlangsung menjadikannya perangkat transkonduktansi.

Penerapan tegangan positif gate (+ ve) ke tipe-eMOSFET menarik lebih banyak elektron ke lapisan oksida di sekitar gerbang (gate) sehingga menambah atau meningkatkan (karenanya namanya) ketebalan saluran sehingga memungkinkan lebih banyak arus mengalir.

Dapat diartikan juga menjadi + VGS dapat mengubah trasistor kedalam kondisi on, sedangkan nilai nol (zero) atau dapat disebut dengan -VGS dapat mengubah transistor menjadi kondisi off dan jenis ini setara dengan saklar normally – open.



Untuk channel – P mengalami hal sebaliknya yaitu ketika VGS = 0 perangkat kondisi “OFF” dan saluran terbuka. Penerapan tegangan gerbang (gate) negatif (-ve) ke tipe-eMOSFET meningkatkan konduktivitas saluran sehingga kondisi “ON”. Kemudian untuk p-channel enhancement modeMOSFET: + VGS mengubah transistor dalam kondisi “OFF”, sedangkan -VGS mengubah transistor dalam kondisi “ON”.

Jenis ini merupakan salah satu saklar yang baik karena memiliki rsistansi ON yang rendan dan resistansi OFF sangat tinggi dan juga memiliki resistansi masukan yang tinggu juga yang dikarenakan gate dari jenis ini terisolasi.

Baca juga: Penguat Daya Dan Rangkaiannya

Fungsi MOSFET

MOSFET sendiri memiliki beberpa fungsi yang dapat digunakan atau diaplikasi dalam kehidupan yaitu:

  • Sebagai Penguat. MOSFET memiliki kemampuan impedansi input yang sangat tinggi, dapat digunakan sebagai penguat karena untuk mengurangi resiko dari hilangnya siyal.
  • Sebagai Saklar. Penggunaan sebagai saklar untuk MOSFET karena pada rangkaian elektronika dapat terhubung dengan menggunakan berbagai jenis gerbang logika. Serta dapat mengendalikan beban arus yang sangat tinggi dan biaya yang diperlukan relaiff murah dibanding dengan transistor bipolar lainnya.
  • Sebagai Pembangkit. Penggunaan MOSFET pada bidang ini sering digunakan pada aplikasi transmitter ataupun pemancar radio.
  • Mixer. MOSFET dapat mencampurkan dua jenis tegangan bolak – balik (AC) atau lebih dan memiliki frekuensi yang berbeda pula. Pengaplikasiannya sering ditemui pada mixer audio, ekualizer, dll.

Baca juga: Menentukan Jenis Transistor NPN Dan PNP

Cara Pengukuran MOSFET

Cara Pengukuran MOSFET dengan Channel – P

Berikut adalah cara pengukuran pada MOSFET channel – P yaitu:



Leave a Comment