Cara Mengukur Mosfet Dengan Multimeter


Cara Mengukur Mosfet Dengan Multimeter – Salah satu komponen elektronika yang aktif menggunakan medan listrik yang digunakan untuk mengendalikan konduktivitasnya adalah merupakan salah satu jenis dari transistor yaitu field effect transistor (FET).

FET sendiri terdiri dari berbagai macam seperti Junction FET (JFET), JFET Kanal – N, JFET Kanal – P, dan yang terakhir adalah metal oxide semiconduction field effect transistor (MOSFET). Disini kita akan membahas tentang MOSFET.



MOSFET merupakan salah satu jenis transistor yang dapat menjadi komponen inti dari seuatu IC (Intergrated Circuit). MOSFET sendiri terbuat dari bahan semi konduktor dan dapat digunakan sebagai switch dan juga dapat menjadi penguat sinyal pada suatu perangkat elektronik. Oleh karena itu pada suatu IC MOSTFET dirancang dan difebrikasi hingga hanya memiliki single chip, sehingga komponen ini nantinya dapat digunakan pada perangkat – perangkat modern.

Pertama kali MOSFET ditemukan adalah tahun 1925 oleh Julius Edgar Lilienfield dan baru akan diproduksi pada tahun 1960. Salah satu komponen elektronika ini merupakan salah satu komponen dasar yang digunakan untuk membangun perangkat elektronika modern dan juga salah satu komponen elektronika yang telah mencapai rekor produksi yang paling panya dari rentang waktu tahun 1960 sampai 2018. Didalam negeri MOSFET juga dapat disebut dengan Transistor efek medan semikonduktir loga oksida.

Baca juga: Pengertian Transistor FET Dan Mosfet

Komposisi MOSFET

Komponen ini terbuat dari bahan semokonduktor silikon, tetapi juga dapat ditemu IC yang terbuat dari bahan semikonduktor yang tidak murni seperti campuran antara silikon dengan germanium (SiGe). Meskiput terdapat bahan semikonduktor yang tidak murni seperti campuran silikon dan germanium yang memiliki karakteristik penghantar listrik yang baik, tetapi tidak cock digunakan sebagai bahan dasar dari MOSFET karena kedua bahan yang dicampur tersebut tidak dapat menciptakan hubungan semikonduktor dengan isolator dengan baik.

Baca juga: Pengertian, Fungsi Dan Jenis Thyristor

Prisip dan Cara Kerja MOSFET

Berikut adalah prinsip kerja dan cara kerja yang dimiliki oleh MOSFET yaitu:



Prinsip Kerja MOSFET

Komponen iki bekerja dengan memvariasikan elektron dan hole pada seluruh jalur yang membawa muatan listrik dan secarak elektronik. Aliran listrik atau muatan listrik yang terdapat pada MOSFET akan masuk melalui saluran source (S) dan keluar melalui saluran drain (D). terdapat juga terminal gerbang gate (G) yang letaknya berda diantar saluran source dan saluran drain dan juga terdapat lebar saluran yang dikendalikan oleh tegangan.

Cara Kerja MOSFET

Cara kerja dari MOSFET memiliki kesaamaan seperti sebuah sklar. Kerja MOSFET dapat bergantung pada penggunaan MOS (metal-oxide-semiconductor) kapasitor yang ada pada komponen tersebut. MOS kapasitor merupakan permukaan yang berbahan semikonduktor yang ada pada bagian bawah laposan oksida antara saluran source dan saluran drain dan dapat melakukan perubahan dari tipe P ke N apabila diberikan tegangan gate positif atau negatif.

Jadi apabila gate diberikan tegangan maka tegangan tersebut dapat merubah lebar dari saluran atau channel yang berupa aliran pembawa muatan elektron. Jika lebar dari saluran ini semakin lebar maka kondukvitas dari saluran drain dan saluran source akan semakin baik.

Baca juga: Pengertian, Jenis Dan Fungsi Inverter

Tipe Chanel MOSFET

Pada komponen ini terdapat dua jenis yaitu channel N dan channel P. berikut penjelsan dari masing – masing channel tersebut.

N – Channel MOSFET



Pada komponen ini memiliki N – channel yang biasa disebut dengan NMOS. Channel ini terdiri dari subtract dari tipe channel lainnya yaitu tipe P dan dengan daerah salura source dan saluran drain diberikan difusi N+. Terdapat suatu celah sempit antar daerah saluran source dengan daerah saluran drain yang diperoleh dari subtract P. oleh karena itu channel ini dapat disebut dengan channel yang ditutupi oleh isolator yang terbuat dari bahan Si02

P – Channel MOSFET

Daerah antara saluran source dengan saluran drain dimiliki oleh P – channel. Pada channel ini memiliki empat terminal yaitu Gate (G), Drain (D), Source (S), dan terakhir adalah Body (B). channel ini memiliki struktur PMOS yang terdiri atas tipe – n dan pada daerah source dan drainnya diberi difusi P+.

Baca juga: Pengertian Dan Fungsi PWM

Simbol MOSFET

Berikut adalah kedua simbol MOSFE yang dibedakan dari jenis dan tipe channelnya:



Baca juga: Jenis Jenis IC, Fungsi Dan Simbolnya Lengkap

Jenis – Jenis MOSFET

MOSFET memiliki dua jenis. kedua jenis tersebut memiliki dua channel pada masing – masing jenisnya. Channel yang dimaksud adalah channel N dan channel P. Berikut adalah tabel cabang dari channeel pada kedua jenisnya:

Depletion Mode

Pada jenis ini menjelaskan bahwa transistor memerlukan tegangan pada gate – source, tegangan ini nantinya dapat digunakan untuk peralihan perangkan dari kondisi “OFF”. Untuk jenis ini dapat disamakan seperti saklar “Normally Closed

Jadi apabila terdapat tegangan pada gate maka konduksi dari channe ada pada kondisi maksimum. Apabila dikarenakan tegangan yang ada pada gerbang tersebut positif atau negatif konduksi pada channel menurun.

Disini untuk channel – N sumber tegangan negatif yang terdappat pada gerbang akan mengkosongkan saluran konduktif dan elekron bebas yang bertugas untuk memindahkan transistor mengalami kondisi off. Jadi dapat disimpulkan untuk channel – N + VGS lebih memiliki banyak elektron dan arus, sedangkan untuk -VGS lebih sedikit jumlah elektron dan arusnya.



Leave a Comment