Apa Itu Bilangan BCD (Binary Coded Decimal)


Contoh:

Bilangan A dan B dalam bentuk BCD akan ditambahkan,



Bilangan A     =    01112    00112    10002
Bilangan B    =    01012    01002    10012
Simpanan     =    111    1111
Hasil Sementara  =    11002    10002           1 00012
Koreksi    =    01102    00002    01102
Simpanan    =    1
Hasil      =  12     00102    10002    01112
110      210        810         710

Dari  contoh  di  atas,  koreksi  tidak  hanya  terjadi  pada  hasil  yang  berada  di  daerah Pseudotetrades  saja.  Akan  tetapi  juga  terjadi  pada  tetrade  yang  menghasilkan  simpanan walaupun tetrade tersebut tidak berada pada daerah Pseudotetrades.

Pengurangan Bilangan BCD

Pengurangan  bilangan  dalam  kode  BCD  dikerjakan  seperti  pengurangan  pada bilangan  biner,yaitu  dilakukan  melalui  langkah  terbalik  penjumlahan  komplemen. Komplemen  satu  dan  komplemendua  pada  pengurangan  bilangan  dalam  kode  BCD  ini dinyatakan  dalam  komplemen  sembilan  dankompleman  sepuluh. Komplemen  sembilan dibentuk  melalui  perbedaan  nilai  terhadap  nilai  tertinggidan  bilangan  desimal  yaitu  910. Sedangkan  komplemen  sepuluh  dibentuk  melalui  increment  dankomplemen  sembilan sehingga dapat dituliskan,

Komplemen sepuluh    =  Komplemen Sembilan + 1
K (10 )         =  K ( 9 ) + 1



Contoh:

Komplemen sembilan dan bilangan A = 0110 dalam bentuk BCD adalah,

Bilangan BCD tertinggi   = 10012
Bilangan A       = 01102
———  –
K(9)dariA       = 00112

Contoh:

Komplemen sepuluh dan Bilangan B = 0111 dalam bentuk BCD adalah,

Bilangan BCD tertinggi   =  10012
Bilangan B       =  01102
K(9) dari B       =  00102
K(10)dariB       = 00112



Bentuk komplemen untuk bilangan yang besar (mempunyai beberapa tempat) dalam kode BCD dapat dilihat pada contoh di bawah ini.

Contoh:

Dari  bilangan  A  =  0111  0100  100  =  74810  dalam  bentuk  BCD  akan  dibentuk  komplemen sembilan dan komplemen sepuluh,

Bilangan BCD tertinggi   =  10012  10012    10012
Bilangan A       =  01102  01002    10002
K(9) dari A       =  00102  01012    00012
K(10)dariA       =  00112  01012    00102

Contoh  di  atas  menunjukkan  bahwa  pembentukan  K(10)  dilakukan  dengan  cara pembentukanK(9) pada setiap tempat terlebih dahulu dan terakhir baru di-increment untuk mendapatkan K(10).



Proses  pengurangan  dapat  dilakukan  melalui  penambahan  dengan  komplemen sepuluh  yangkemudian  hasilnya  masih  perlu  dikoreksi.  Jika  setelah  dikoreksi  masih terdapat simpanan, makasimpanan tersebut tidak menunjukkan nilai bilangan tetapi hanya menunjukkan  tanda  bilangan.

Simpanan  1  menunjukkan  tanda  +  (plus)  sedangkan simpanan 0 (tanpa simpanan) menunjukkan tanda – (minus). Jika terdapat tanda – (minus), maka hasilnya masih harus dilakukan komplemen sepuluh sekali lagi.

Baca juga: Cara Konversi Desimal Ke Biner

Sebagai info tambahan, untuk setiap digit desimal biasanya akan diberikan 4 bit bilangan biner walaupun bilangan desimal yang diwakilkannya tidak lebih dari 4 bit bilangan biner (sebagai contoh, desimal 2 sama dengan 0010).



Leave a Comment