Gambar Bagian Bagian Osiloskop


Cara yang bisa digunakan untuk menghitung perioda (T) adalah dengan mengkalikan jumlah divisi satu siklus gelombang dengan nilai waktu yang sudah diatur pada sakelar Time/Div.

f =  1/((5ms ×4 div))



f =  1/(20ms (harus diubah terlebih dahulu ke detik atau second))

f =  1/0,02second

f = 50Hz

Baca juga: Pengertian Dan Cara Menghitung Frekuensi

Kesimpulan dan Saran

A. Kesimpulan

  • Fungsi osiloskop secara umum adalah untuk menganalisa tingkah laku besaran yang sering mengalami perubahan terhadap waktu yang ditampilkan di layar, untuk dapat melihat bentuk dari sinyal listrik yang diamati.
  • Layar osiloskop terdiri dari 8 skalas besar arah vertikal dan 10 kota dengan arah horizontal.
  • Cara menggunakan osiloskop adalah melakukan pengkalibrasian yang kemudian dilanjutkan dengan mengatur fokus, intensitas, kemiringan, x position dan y position. Jika probe sudah dikalibrasi, maka dengan menempelkan probe ke terminal tegangan acuan dapat memunculkan tegangan persegi pada tampilan layar.
  • Osiloskop memiliki beberapa jenis gelombang, yaitu gelombang sinusoida, gelombang blok, gelombang segitiga dan gelombang gigi gergaji.

B. Saran

  • Sebelum mengaplikasikan osiloskop maka penting sekali untuk memahami bagaimana cara penggunaannya.
  • Jika ingin menggunakan osiloskop maka harus distel atau diatur terlebih dahulu supaya terhindar dari hal-hal yang tidak dinginkan dalam penggunaannya.
  • Ketika ingin melakukan praktikum, usahakan untuk meminta bantuan dari pembimbing.

Baca juga: Pengertian Dan Fungsi Piezoelectric Buzzer

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan kali ini mengenai bagian-bagian osiloskop secara lengkap beserta cara penggunaan dan cara menggunakannya. Semoga bermanfaat!



Leave a Comment