Mengenal Arde Listrik Dan Fungsinya


Baca juga: Jenis Jenis Soket Listrik atau Colokan Listrik

Penanaman Grounding Rod

Untuk pemasangan kabel arde pada tahap selanjutnya yaitu proses penanaman grounding rod. Disarankan untuk melakukan penggalian dilokasi yang akan dipasangi arde atau grounding tersebut. untuk kedalaman galian sebaiknnya tidak kurang dari 50 cm dari permukaan tanah. Berikut ini adala beberapa tahapan yang perlu dilakukan pada proses ini yaitu:



  • Pertama-tama, gali lubang dengan posisi vertikal dan dengan kedalaman kurang lebih 50 cm.
  • Setelah itu, tancapkan batang stik rod pada lubang dengan kuat.
  • Tuangkan air secukupnya pada lubang galian. Bisa juga dengan mengisi air hingga lubang tersebut penuh.
  • Tekan stik rod ke bawah, kemudian angkat beberapa saat agar air dapat masuk dan meresap ke dalam tanah.
  • Selanjutnya, tancapkan kembali stik rod sesuai kedalaman yang diinginkan.

Menyambung Arde Pada Kabel

Setelah dilakukan pemasangan rod grounding maka selanjutnya adalah menyambungkan arde pada kabel. Penyambungan akan lebih mudah apabila adan menggunakan metode pengelasan exothermic. Metode tersebut dapat dilakukan dengan cara mencampurkan bahan tembaga yang sebelumnya telah dicairkan dengan suhu yang tinggi. Yang kemudian digunakan untuk menggabungkan antar konduktor secara permanen.

Setelah dilakukan pengelasan, anda bisa melakukan pembersihan permukaan yang akan isambung dari kotoran. Hal itu memiliki tujuan agar sambungan menjadi lebih kuat dan tidak mudah lepas.

Menanam Kabel Arde

Langkah terakhir dalam pemasangan arde yaitu melakukan penanaman kabel arde tersebut. Berikut beberapa cara yang dapat diterapkan yaitu:

  • Sebelum menanamkan kabel arde, Anda dapat mengukur tahanan grounding terlebih dahulu. Untuk tujuan ini, Anda dapat memanfaatkan alat khusus seperti ohm meter atau tester grounding.
  • Setelah itu, gali tanah menuju titik-titik grounding yang telah ditentukan sebelumnya.
  • Lakukan penggalian pada jalur lintasan ke terminal grounding dengan kedalaman 40 cm sampai dengan 50 cm.
  • Selanjutnya, tarik kabel melalui jalur tersebut. Pastikan ukuran kabel listrik yang digunakan memiliki panjang yang cukup.
  • Setelah seluruh sambungan terkoneksi, letakan pipa marking pada tempat tersebut sebagai penanda.
  • Selanjutnya, lakukan penimbunan tanah dengan tinggi minimal 20 cm.
  • Beri tanda pada bekas galian sebagai penanda bahwa ditempat tersebut telah dipasangi arde.

Baca juga: Pengertian Dan Rumus Hambatan Listrik

Baca juga: Sistem Bilangan Dalam Elektronika Digital

Demikian artikel ini yang membahas secara keseluruhan mengenai arde atau pada umumnya disebut juga dengan sistem grounding yang terdapat pada seluruh prosen instalasi listrik yang digunakan pada kehidupan sehari – hari. Semoga artikel kali ini dapat membantu anda dalam mengetahui apa itu arde dan perannya pada sistem instalasi listrik.



Leave a Comment