Mengenal Arde Listrik Dan Fungsinya


Baca juga: Instalasi Listrik Rumah Tangga Sederhana



Baca juga: Pengertian Dan Fungsi Grounding Pada Instalasi Listrik

Macam – Macam Sistem Grounding Atau Arde

Berikut ini ada dua macam sistem grounding atau arde yang disertai dengan penjelasan pada masing – masing macamnya yaitu:

Safety Grounding

Sistem ini merupakan salah satu sistem yang dapat digunakan untuk pemasangan arde. Tujuan pemasangan sistem ini adalah untuk menetralisir dampak arus listrik yang berbahaya. Contohnya jika terjadi tegangan serta arus listrik yang naik maupun turun, baik yang diakibatkan dari adanya gelombang elektromagnetik yang sumber pancarannya berasal dari kilatan petir atau yang berasal dari beragam sebab lainnya.

Agar dapat menanggulangi masalah tersebut maka pemasangan safety grounding ini dapat digunakan karena macam ini juga sering digunakan pada pengapikasian di berbagai jalur kelistrikan atau dapat disebut juga dengan salah satu sistem penangkal petir.

RF Grounding

Untuk macam yang satu ini arde dapat digunakan pada umumnya untuk dipakai pada perangkat komunikasi seperti radio. Dan pada proses pemasangan RF grounding ini banyak diterdapkan untuk perangkat yang memiliki kebutuhan yang besar.



Tujuan dari pemasangan sistem RF grounding ini adalah untuk mengurangi dampa yang ditimbulkan akibat radiasi, yang dapat diketahui radiasi ini akan muncul dari adanya pancaran dari gelombang komunikasi radio tersebut.

Warna Ukuran Kabel Untuk Arde

Pada umumnya kabel untuk arde atau grounding memiliki dua warna yaitu warna kuning dan hijau, kedua warna itu secara strip menjadi satu. Untuk ukuran dari kabel arde ini dapat disesuaikan dengan standar yang telah ditetapkan. Berikut ini adalah beberapa standar kabel listrik yang digunakan untuk memasang arde diarea rumah yaitu:

  • Penggunaan kabel untuk arde pada umumnya menggunakan kabel yang berwarna kuning-hijau.
  • Diameter kabel grounding minimal menggunakan penampang 50 mm. Namun apabila menggunakan kabel dengan diameter lebih besar juga diperbolehkan.
  • Khusus untuk pemasangan arde atau grounding pada lokasi yang cukup sensitif, coba gunakan jenis kabel HVSC (High Voltage Single Core).
  • Untuk instalasi luar bangunan, pemasangan arde dapat menggunakan kabel jenis NYA 50 mm.

Baca juga: Mengenal Jack Audio, Jenis Jenis Dan Fungsinya

Baca juga: Fungsi Osiloskop Dan Function Generator

Syarat-syarat Pemasangan Arde yang Paling Benar



Sebelum melakukan instalasi listrik yang juga menggunakan arde tersebut disarankan untuk mengetahui beberapa syarat – syarat yang harus diperhatikan. Berikt ini beberapa hal atau syarat – syarat yang perlu diperhatikan saat melakukan pemasangan arde yaitu:

  • Sediakan pipa dengan ukuran minimal 75 cm
  • Penanaman pipa untuk arde sebaiknya dihindarkan dari tempat-tempat yang memungkinkan timbulnya genangan air ketika hujan.
  • Jarak untuk pipa arde dan juga box kWh meter harusnya tidak terlalu dekat. Misalnya, di sekati dengan jarak minimal 180 cm untuk menghindari kWh meter terkena sambaran petir ketika terjadi cuaca buruk.
  • Luas penampang pada grounding sebaiknya diperluas dan kedalaman penghantarnya di perdalam.
  • Sistem untuk grounding baru sebaiknya dibuat dengan sistem paralel.

Cara Memasang Arde yang Baik dan Sesuai Standar



Leave a Comment